Polres Sorong Kota Tetapkan 10 Tersangka Dugaan Korupsi Asrama Bintuni

Asrama mahasiswa Teluk Bintuni dari tahun 2008 hingga 2018 belum difungsikan.

SORONG, PAMALNEWS.com – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Sorong Kota akhirnya menetapkan sepuluh tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pembangunan asrama mahasiswa kabupaten Teluk Bintuni.

Kesepuluh tersangka masing-masing inisial FW,YS, AW, DA, AS, GY, WS, YM, GM dan TK. Kesepuluh nama tersebut diduga telah merugikan keuangan negara senilai Rp 4 M dari total 16 M yang dikucurkan Pemkab Teluk Bintuni pada tahun 2008.

Hasil kerugian negara tersebut adalah berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua Barat beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Edward M Panjaitan, SIK saat ditemui Pamalnews.com mengatakan, kesepuluh tersangka akan dipanggil dan diperiksa lebih lanjut.

“Kami masih dalam penyidikan dan meminta keterangan dari para saksi tersebut. Karena masih banyak berkas yang harus kami pelajari,” ujarnya, Selasa (9/10).

Terpisah, Kajari Sorong Ahmad Muhdor, SH.MH melalui Kepala Seksi Pidana Kusus (Kasipidsus) Indra Thimoty, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya hanya menerima SPDP dan belum menerima pelimpahan berkas dan tersangka.

Sedangkan sebelumnya, Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Rudolf Alberth Rodja telah memberitahukan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan merilis kasus tersebut. (deo)

Baca Juga:   Kapolda: Pergeseran Personel Sesuai Skala Prioritas Pengamanan Pemilu