Polisi Buka Paksa Blokade Jalan di Reremi Permai

Aparat kepolisian saat membuka paksa blokade jalan Reremi Permai, Minggu (3/3) pagi. (Pamalnews.com/mtx)
Aparat kepolisian saat membuka paksa blokade jalan Reremi Permai, Minggu (3/3) pagi. (Foto: Pamalnews.com/mtx)

MANOKWARI, PAMALNEWS.com – Kasus penembakan yang menimpa SD (25 tahun) di Reremi Permai Sabtu (2/3) malam berbuntut panjang.

Minggu (3/3) pagi sekitar pukul 08.00 WIT, kerabat korban kembali memblokade jalan Reremi Permai dengan cara merubuhkan pohon ke jalan.

Pantauan Pamalnews.com, blokade jalan terjadi persis beberapa meter dari SMA Negeri 1 Manokwari. Aksi ini menutup akses lalu lintas dari dan arah ke Bumi Marina.

Aparat Polsek Kota yang tiba di lokasi awalnya belum bertindak karena proses negosiasi sedang berlangsung. Blokade jalan akhirnya dibuka paksa polisi pukul 10.00 WIT.

Kabag Ops Polres Manokwari Kompol IGN Winardi mengatakan pihak keluarga akan berkumpul dan berembuk sebelum membawa pulang jenasah SD dari kamar mayat RSUD Manokwari.

“Saya tadi arahkan agar tidak memblokade jalan lagi. Kita tindak tegas jika jalan kembali diblokade karena mengganggu Kamtibmas,” terangnya.

Namun terdengar kabar jika mereka berencana mengarak jenasah SD menuju ke Polres Manokwari sebagai aksi tuntutan menyelesaikan kasus tersebut.

“Saya sudah sarankan agar jenasah korban dibawa pulang dulu,” singkatnya.

Sebelumnya warga Reremi Permai dikejutkan dengan penembakan yang menimpa SD, staf honorer Pemkab Pegaf Sabtu malam pukul 20.00 WIT.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi mengaku masih mendalami kasus ini termasuk mengumpulkan barang bukti dua proyektil peluru dan memeriksa sejumlah saksi. (mtx)

Baca Juga:   Waspada Hoax dan Isu SARA Jelang Pemilu Serentak di Papua Barat