Lagi, 2 Oknum Kontraktor dan Staf Sekda Tak Berkutik DiKelitik KPK

Bungkam, para terperiksa KPK saat bergegas menaiki Mobil tanpa berkomentar. (foto : ian/pamalnews)

MANOKWARI, PAMALNEWS.com –┬áKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di hari kedua, kembali membuat 2 oknum kontraktor dan seorang staf sekretariat daerah Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) tak berkutik dan bungkam kepada sejumlah awak media usai diperiksa oleh Tim penyidik KPK, bertempat di Mapolres, Jl. Sowi Gunung, Kota Manokwari, Rabu (24/10/2018).

Di hari kedua, sesuai pantauan media ini, hingga pukul 21. 45 WIT atau sekitar 11 Jam, dua Kontraktor inisial NTA dan S serta salah satu pejabat staf Sekda Pegaf inisial AL menjadi terperiksa KPK, dengan durasi waktu 3 jam lebih lama di hari pertama tujuh (7) penyidik asal KPK melakukan pemeriksaan tersebut.

Para terperiksa saat keluar dengan kondisi menutup mukanya. (foto :ian/pamalnews)

Lagi, belum diketahui pasti apa kaitan dan peran ketiga inisial nama tersebut sehingga dipanggil tim penyidik KPK guna dimintai sejumlah keterangannya.

Ketujuh (7) tim penyidik KPK pun saat keluar dari dalam ruang Mapolres menuju dua buah mobil pun enggan berkomentar sepatah katapun. Meski demikian di hari ketiga besok Kamis (25/10/2018) KPK sesuai informasi dihimpun menjadwalkan pemanggilan kepada Kepala Daerah Kabupaten Pegaf, guna mendengar langsung isi keterangannya.

Sekedar diketahui kembali, total hingga hari kedua tim penyidik KPK telah memeriksa sebanyak 7 orang dalam hal ini. rangkaian proses pemeriksaan mulai dilakukan oleh tim KPK sejak Selasa (23/10) berlangsung di kantor Polres Manokwari yang baru di Sowi Gunung (Sogun).

Pada hari pertama kemarin, pejabat yang diperiksa sebagai saksi oleh KPK, di antaranya Plt Sekda Kabupaten Pegaf Ever Dowansiba, Kadis Kesehatan Kabupaten Pegaf Timotius Toansiba, Kadis Pendidikan Kabupaten Pegaf Stoa Toansiba serta mantan Kepala Bappeda Kabupaten Pegaf Dance Sangkek yang saat ini menjabat Kepala Bappeda Prov Papua Barat. (ian)

Baca Juga:   Perahu Terbalik, 25 Orang Berhasil Selamat di Laut Rendani