Ketua DAP Wilayah III Doberay Tolak Operasi Militer di Nduga

Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay, Mananwir Paul Finsen Mayor
Ketua DAP Wilayah III Doberay, Mananwir Paul Finsen Mayor (tengah). (IST)

MANOKWARI, PAMALNEWS.com – Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay, Mananwir Paul Finsen Mayor, menyatakan menolak operasi militer yang terjadi di Nduga, Papua.

Hal ini ditegaskan Paul Finsen, mengingat ada pandangan masyarakat adat Papua, yaitu “Jangan membangun di atas reruntuhan”.

Menurutnya, berbagai elemen masyarakat, akademisi, pemerhati bahkan organisasi NGO Internasional turut mendorong supaya ada penyelesaian masalah-masalah pelanggaran HAM masa lalu yang belum diselesaikan.

“Sebab, ini penyebab utama kenapa Papua dirundung kemelut aksi kekerasan,” kata Paul Finsen dalam keterangan tertulis kepada Pamalnews.com, Minggu (9/12).

Berdasarkan riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), kata Paul, perlu pelurusan sejarah orang Papua dan identitas politik orang Papua. “Ini harus dituntaskan dulu, maka persoalan Papua dapat menemukan benang merahnya,” ungkapnya.

Terkait itu, lanjut dia, masyarakat adat Papua menyampaikan kepada pemerintah, pemerhati, aktivis dan akademisi di luar Papua untuk tidak membuat penyataan, komentar atau statement di media massa untuk memperkeruh suasana di Tanah Papua.

“Sebab persoalan Papua tidak bisa dilihat hanya karena kasus Nduga, tetapi harus dilihat secara menyeluruh,” jelasnya.

Lebih jauh, dia mengoreksi terkait informasi adanya operasi besar yang disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurutnya adalah pandangan yang keliru, karena dapat memperkeruh situasi Kamtibmas di Papua.

Karena itu, menurut Paul, solusinya adalah pemerintah segera melakukan komunikasi konstruktif dan berkelanjutan untuk melakukan dialog dengan para pemimpin Papua, baik di dalam maupun di luar negeri agar mengakhiri konflik di Papua.

“Bukan sebaliknya, menambah penderitaan rakyat Papua dengan operasi militer,” ujar Paul Finsen. (*/jjm)

Baca Juga:   Peringati HPSN 2019, Pemprov Galakkan Aksi Bersih