Kapolda Akui Peran Penting Media dalam Menjaga Keberagaman di Masyarakat

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Rudolf Alberth Rodja. (Foto: Rustam/Pamalnews)

MANOKWARI, PAMALNEWS.com – Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Rudolf Alberth Rodja mengaku peran media sangat penting dalam upaya untuk menjaga keberagaman di masyarakat.

‘’Media sangat berperan besar membantu tugas kita. Saya pikir, harus ada kegiatan nyata yang digelar antara Polda Papua Barat, Polres dan Wartawan serta media di Manokwari,’’ kata Kapolda kepada Wartawan di Manokwari, Kamis (18/10).

Kapolda yang didampingi Drikrimum dan Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Harry Supriono mencontohkan, anak-anak remaja selama ini menyalahgunakan lem fox (bahan perekat) sebagai hirupan yang merusakan kesehatan harus disentuh media.

“Media harus melihat mereka sudah ada yang sadar dan meninggalkan lem, coba Wartawan temui mereka tanpa rekayasa, tanya mereka awalnya kenapa menghirup dan akhirnya berhenti,’’ minta Kapolda.

Hal itu pula telah disampaikan Kapolda kepada Tokoh Agama di Manokwari, karena penggunaan lem beracun itu sangat merusak masa depan generasi Papua.

‘’Saya baru bertemu Asosiasi Pendeta Indonesia, mereka merasa prihatin dengan kondisi ini, media tolong melihat ini juga. Kalian sudah banyak menulis di media masing-masing, tetapi kalian harus bisa berbuat yang lebih lagi dengan menggelar diskusi dan kita siap mendukung.

“Kemudian diskusi tidak habis di situ, tetapi perlu ada rekomendasi yang kita buat ke instansi terkait untuk memperhatikannya,” ujar Kapolda menambahkan.

Kapolda juga berharap kerjasama antara wartawan, media dan kepolisian sangat penting untuk menenangkan masyarakat terlebih di tengah maraknya informasi yang tidak benar (hoax) soal Papua Barat.

Ia lalu mencontohkan ada media terbitan Jakarta yang memberitakan hoax soal pelarangan pembangunan tempat ibadah di Manokwari.

“Saya di telepon dari Jakarta apakah benar di Manokwari ada seperti itu? Saya tidak jawab, saya hanya foto ada pembangunan tempat ibadah yang sementara berlangsung, itu lebih fakta,” ucap Kapolda. (tam)

Baca Juga:   Wabup Budoyo: Tak Usah Demo, TPP Segera Dibayar