Ini Penjelasan Dansat Brimob Terkait Insiden Penembakan di Reremi

Dansat Brimob Polda Papua Barat Kombespol Godhelp Mansnembra (kaos merah) saat berada di Polres Manokwari.
Dansat Brimob Polda Papua Barat Kombespol Godhelp Mansnembra (kaos merah) saat berada di Polres Manokwari.

MANOKWARI, PAMALNEWS.com – Polda Papua Barat kini menangani kasus penembakan SD (25 tahun) di Reremi Permai Distrik Manokwari Barat yang terjadi Sabtu malam.

Insiden ini berawal saat pelaku yang diketahui oknum anggota Brimob, AN (46 tahun) hendak menuju ke rumahnya dekat lokasi kejadian. Kebetulan pelaku juga tinggal di sekitar lokasi kejadian.

“Pelaku pulang dari tempat PAM ke rumah karena mendapat telpon untuk menjemput anaknya jam 8 malam. Saat dalam perjalanan berpapasan dengan korban dan terjadi cekcok,” jelas Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Papua Barat Kombes Pol Godhelp Mansnembra, Minggu (3/3/2019) di Polres Manokwari.

Cekcok tersebut mengakibatkan pelaku terkena tebasan parang dibagian telapak tangan kiri. Sempat mengeluarkan tembakan peringatan pertama namun tidak digubris dan tembakan kedua mengenai korban dari jarak dekat.

“Saat mengeluarkan tembakan karena terdesak, posisi korban dan pelaku berdekatan. Hasil pemeriksaan di badan korban menunjukan ada residu (percikan) mesiu,” terangnya.

Setelah kejadian pelaku kemudian melapor ke Polsek Kota Manokwari dan langsung dibawa untuk mendapat perawatan di RSAL.

“Pelaku sempat lemas dan harus mendapat transfusi darah. Setelah ditangani langsung kita bawa untuk diperiksa sampai jam 5 pagi, kemudian diserahkan ke Polda,” tuturnya.

Sebelum kejadian, korban bersama seorang rekannya diduga sempat mengkonsumsi minuman keras di Pasar Tingkat Sanggeng. Hal ini pun diperkuat dengan temuan kandungan alkohol di tubuh korban.

“Kalau dibilang ini akibat miras bisa demikian karena hasil pemeriksaan seperti itu. Dan teman korban membenarkan sempat minum sebelum kejadian,” ujar Mansnembra.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi menambahkan korban dan rekannya sempat makan di sebuah warung dekat SMA Negeri 1 Manokwari. Setelah itu keduanya menuju ke TKP dan terjadi cekcok saat berpapasan dengan pelaku.

Baca Juga:   Truk Bermuatan Batu Kali, Terbalik di Tanjakan Swapen Perkebunan

“Kita masih akan menggelar olah TKP lagi, mungkin saja ada bukti lain yang ditemukan. Sebelumnya dua proyektil dan parang serta sendal sudah diamankan,” tambah Kapolres.

Korban SD diketahui mengalami luka tembak di bagian dada kanan tembus pinggang kiri. Selain itu ada luka di bagian dagu korban yang diduga akibat korban terjatuh. (mtx)