APBD 2019 Disahkan Rp 8,485 Triliun, Gubernur: Utamakan Rakyat

APBD Papua Barat 2019 disahkan
Penandatanganan berita acara oleh Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan dan Ketua DPR Papua Barat, Pieters Kondjol, SE,MA, Sabtu (15/12)

MANOKWARI, PAMALNEWS.com – Rapat Paripurna DPRD mengesahkan APBD Provinsi Papua Barat untuk tahun 2019 sebesar Rp 8.485.990.787.742 Triliun. Gubernur Dominggus Mandacan mengingatkan jangan ada praktek KKN dan harus mengutamakan kepentingan rakyat.

“Pemerintahan ini harus bersih, profesional, cerdas dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) serta utamakan kepentingan rakyat,” tegas Gubernur dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Papua Barat, Sabtu (15/12).

Rapat dengan agenda pendapat akhir fraksi, persetujuan dan penetapan Raperda APBD ini berjalan lancar dan seluruh fraksi di DPRD sepakat APBD 2019 disahkan. Meski ada sejumlah catatan yang disampaikan.

Kendati demikian, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, dan mengajak semua pihak untuk dapat meninggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Sebaliknya, yang harus kita utamakan adalah kepentingan rakyat yang sebagian besar masih hidup dalam kemiskinan, terisolasi dan tidak berdaya. Kalau kita bersatu, saya yakin kita mampu meraih keberhasilan untuk provinsi yang kita cintai ini,” pesannya.

Sementara untuk besaran APBD di atas, adalah PAD sebesar Rp 448 Miliar, dana perimbangan Rp 4.089 Triliun, dan pendapatan lain yang sah Rp 3.948 Triliun, yang terdiri dari pendapatan hibah Rp 216 Miliar dan dana Otsus Rp 3.947 Triliun.

Sedangkan, total belanja tidak langsung disepakati berjumlah Rp 5.034 Triliun, belanja langsung Rp 3.601 Triliun, dan pembiayaan daerah sebesar Rp 250 Miliar. Sehingga ada defisit Rp 149 Miliar. (jjm)

Baca Juga:   Hadapi Pemilu 2019, Gubernur Imbau Jaga Situasi Aman dan Kondusif